Akupunktur, Mistis atau Realistis ??

Mistis atau Realistis ??

Setiap fenomena di dunia ini selalu dihubungkan dengan suatu kenyataan (realistis) ataukah suatu mitos (mistis). Begitu juga dengan dunia medis. Sekarang banyak macam pengobatan yang ada di masyarakat. Mulai dari medis barat, tradisional Cina seperti Feng Shui, Astrologi Cina, Akupunktur, Pijat, tradisional Timur Tengah dengan bekam (kop)nya, tradisional Jawa meliputi dukun, primbon dll.

Lalu bagaimana dengan Akupunktur?? Mistis atau Realistis??

Ilmu akupunktur bukanlah ilmu kedokteran yang selalu mengacu pada teknologi, penggunaan obat dll. Sejak zaman nenek moyang dahulu ilmu akupunktur berpijak pada keadaan alam yang dihubungkan dengan keadaan manusia. Seperti manusia terbentuk dari dua buah benda yaitu Yin dan Yang. Bahwa dikatakan sakit jika keadaan Yin Yangnya kacau. Sehingga ketika kita membaca, belajar dan mendengar kata “Akupunktur” tersirat dibenak kita pengobatan ini terkait dengan suatu kepercayaan kuno, apakah itu kepercayaan taoisme, Feng Sui atau yang lainnya. Sebagai contoh ketika ada pasien datang ke klinik, sinshe (akupunkturis) selalu berkipas – kipas seolah bergaya (kemayu). Kemudian pada terapi akupunktur mengenal adanya moksibusi (penghangatan/pemanasan dengan alat seperti cerutu) ada yang mengatakan dengan moksibusi tersebut roh – roh jahat yang bersemayam dalam tubuh dapat keluar. Kedua fenomena tersebut sering dikait – kaitkan dengan sesuatu yang di luar akal sehat. Bagaimanapun juga pengobatan tradisional memang berbeda dengan pengobatan kedokteran modern. Baik cara pemeriksaan, diagnose, cara penyembuhan dll. Semua itu bukan tanpa dasar yang tidak bisa dijelaskan dengan akal sehat. Pada contoh pertama ketika para sinshe (akupunkturis) berkipas – kipas ketika pasien datang, para sinshe itu sebenarnya sedang memeriksa pasien dengan mencium bau yang terpancar dari tubuhnya. Dan pemeriksaan dengan mencium bau pasien itu memang ada dalam dasar – dasar pemeriksaan. Contoh kedua tentang penggunaan moksibusi (penghangatan/pemanasan dengan alat seperti cerutu) itu juga mempunyai dasar medis yang bisa dijelaskan. Dengan penggunaan moksibusi, titik – titik akupunktur dapat dihangatkan kemudian menjadikan pasien merasa enak dan dapat mengurangi dingin yang menyerang pasien. Prof. Kim Bong Han dari Korea menyatakan bahwa titik akupunktur terletak di dalam sel. Sel terdapat DNA (Deoxyribonucleat Acid) yang berfungsi penting dalam metabolisme tubuh. Jika sel – sel tersebut dirangsang dengan jarum akupunktur, sel – sel tersebut akan bergerak dan membuat metabolisme tubuh jadi sempurna. Tentu ini selaras dengan prinsip akupunktur bahwa dengan merangsang titik akupunktur, maka energy (Qi) dalam tubuh akan bergerak dan menimbulkan keadaan homoestasis (Yin Yang) dalam tubuh. Banyak sekali penelitian – penelitian modern yang bisa membongkar mitos bahwa pengobatan tradisional tak selalu berkaitan dengan hal – hal yang mistis (kepercayaan – kepercayaan tentang roh dll). Jadi sebelum kita memberi kesimpulan terhadap suatu fenomena, lebih dulu kita mempelajari atau bertanya mengapa kok harus begini, mengapa kok harus begitu. Kita lebih puas kita jika tahu asal usulnya.

Perihal Wahyu Budi Utomo
Saya adalah orang solo. Orang bilang Solo kota batik. Yah..emang tepat. Rumahq juga ada di sentra industri batik. Di Laweyan tepatnya. Rumahq juga dulu dipake bwt batik. Tp berhubung nasib g beruntung, akhirnya skg jadi rmh biasa yg dihuni keluarga.

5 Responses to Akupunktur, Mistis atau Realistis ??

  1. inspirasi mengatakan:

    mampir aja Gan!

  2. pendie8 mengatakan:

    bener bnget . . .. . kdang obat dkter g bis nyembuhin orang sakit. kadang harus kealternat lain buat nyembuhin, contohnya akupuntur, atau ke obat herbal . . ..

    juk . .sikelku loro kie.kwe iso nangani ra . . heheheh ben yen pas basket mlayu q tambah banter . .hehehhe

    • spiritofacupuncture mengatakan:

      OK ja. wong akupunktur juga bisa menstimulus supaya otot2 para atlet bisa lebih bertenaga. Istilah kasare y “dopping” pke akupunktur. Klo ditest Urine g konangan..hehe

      Nek dosenq crita para atlet bulu tangkis qt seperti taufik hidayat, dll pernah di akupunktur untuk meningkatkan kerja otot2 sehingga pas main g gampang lelah. y nek pgn pisan2 reneo..hehe tak gratisi. mumpung jek kuliah..hehehe

  3. cholis mengatakan:

    good artikel,thanks……….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: