Historical Acupuncture

Buku Huang Ti Nei Cing

Sejenak kita tengok perjalanan suatu ilmu tua yang pernah ada di dunia ini. Tak ada di dunia ini sesuatu pun lahir tanpa sejarah dan asal – usul dari mana sesuatu itu berasal.  Simak ceritanya…..

Ilmu Akupunktur merupakan ilmu pengobatan Cina. Menurut  buku Huang Ti Nei Cing (Buku ensikopedi pengobatan Cina), akupunktur dikenal sejak 4000 – 5000 tahun yang lalu. Pada waktu itu pengobatan masih menggunakan alat yang sangat sederhana yaitu batu. Pada waktu itu ada seorang tabib bernama Pien Cie yang dapat menyembuhkan pangeran bernama Hao dari ketidaksadarannya selama setengah hari.

Pada zaman dinasti Tang (265 – 960) ilmu Akupunktur berkembang pesat dan menyebar ke luar negeri seperti Korea dan Jepang. Pada zaman dinasti Tang muncul beberapa akupunkturis antara lain : Sun Se Miao (581 – 682) yang menulis buku Cien Cin Yao Fang dan Cien Cin Fang, Cen Cien (541 – 643) yang menulis tentang Meridian, Titik Akupunktur, dan Moksibusi (penghangatan).

Zaman dinasti Ming (960 – 1644) muncul teknik percetakan dan seni pahat. Akupunkturis zaman itu bernama Wang We membuat patung perunggu untuk menggambarkan meridian dan titik akupunktur. Akupunkturis Yang Ci Ceo menuliskan pengalamannya tentang akupunktur di buku Cen Ciu Ta Cen. Buku tersebut diterjemahkan dalam bahasa Jepang, Inggris, Jerman dan Prancis.

Zaman dinasti Cing (1644 – 1911) akupunktur tidak banyak mengalami perkembangan. Buku yang dihasilkan pada zaman ini adalah Cung Ci Cien yang cukup bernilai sebagai bahan referensi.

Perkembangan Akupunktur di Luar Negri

CINA Pertengahan abad 20 akupunktur bangkit sesuai tuntutan zaman yang ilmiah dan modern. Praktik akupunktur tidak hanya dilakukan oleh akupunkturis (Shinse) tetapi juga oleh dokter – dokter lulusan Fakultas Kedokteran Cina. Tahun 1955, ilmu akupunktur merupakan salah satu mata pelajaran di Fakultas Kedokteran. Tahun 1956 didirikan lima buah college pengobatan Cina yaitu di : Peking, Nanking, Shanghai, Canton, Cheng Du. Tahun 1985 dan 1968 mulai mengintensifkan riset di bidang pengobatan akupunktur antara lain dalam masalah anestesi (bius) pada waktu pembedahan. Dilaporkan sekitar 4000 kasus operasi dapat dianestesi dengan akupunktur seperti : Tonsilektomi, pencabutan gigi, appendiktomi, sectio cesaria, ovariectomi dan pengankatan tumor otak. Saat ini pengobatan mengarah pada akupunktur kecantikan (penanganan jerawat, obesitas, pengencangan payudara) dll.
JEPANG Sejak 250 SM ilmu akupunktur sudah memasuki Jepang berkat seorang akupunkturis Cina bernama Jofku. Pada saat ini berdiri sekolah – sekolah jepang yang tersebar ke berbagai kota : Tokyo, Osaka, Kyoto, Yokohama. Bahkan di Tokyo ada sekolah akupunktur dimana mahasiswanya adalah tunanetra. Diperkirakan saat ini terdapat 500.000 akupunkturis yang berpraktek.

KOREA Ilmu akupunktur masuk korea sekitar 2000 tahun yang lalu. Tahun 1963 Prof. Kim Bong Han, ahli biologi Universitas Pyong Yang meneliti dan menjelaskan secara histologis dan elektrobiologis tentang meridian dan titik akupunktur dalam teori sistem Kyung Rak. Dinyatakan bahwa titik akupunktur terletak di dalam benda –benda kecil (korpuskel) dalam sel – sel di bawah kulit manusia. Di dalam korpuskel itu terdapat DNA (Deoxyribonukleat Acid) yang berfungsi penting dalam metabolisme tubuh.

BELANDA Akupunkturis Wilhem Rhyne seorang dokter VOC mengungkapkan pengobatan rheumatik dengan akupunktur dalam bukunya yang diterbitkan di London tahun 1683.

PERANCIS Seorang Perancis akhir abad XVIII bernama Louise Berlioz mempelajari ilmu pengobatan Cina serta menerbitkan buku yang mengungkapkan secara jelas mengenai akupunktur. Louise Berlioz juga mempelajari tentang elektroakupunktur. Pada tahun 1825 elektroakupunktur digunakan untuk mengobati gout, reumatik dll. Awal abad XX Soille De Moran seorang konsul Perancis di Cina tertarik dengan falsafah Cina kemudian dia mempelajari bahasa Mandarin dan cara pengobatan akupunktur di tempat tugasnya itu. Setelah kembali ke negaranya ia menterjemahkan buku akupunktur dari bahasa Cina ke dalam bahasa Perancis, serta menganjurkan para dokter Perancis untuk mempelajari Ilmu Akupunktur. Buku Soille De Moran tentang Pelajaran Akupunktur Moksibusi merupakan buku Ilmu Akupunktur pertama di negara Barat. Sebuah badan nasional Perancis bernama French National Service telah mengakui pengobatan Akupunktur. Saat ini Perancis telah memiliki organisasi persatuan akupunktur layaknya di Indonesia antara lain : La Sociate Francaise D’Acupunctur, L’Organiztion Pour Etude et Le Developman de L’Acupunctur.

INGGRIS Awal abad XIV sekitar tahun 1823, John Tweedale dari Lyme Reigs memperkenalkan kali pertama akupunktur di Inggris. Penelitian tentang akupunktur di Inggris lumayan banyak. Antara lain tahun 1827 tentang hasil gemilang dalam pengobatan anarkasa dengan akupunktur. Dalam tahun yang sama Dr. Jhon Elliotson dari St. Thomas Hospital melaporkan hasil pengobatan akupunktur terhadap 100 kasus rematik menahun. Felixman juga tak mau kalah dengan buku – buku akupunkturnya antara lain : The Ancient Chinese Art Healing, Acupuncture Points, Anatomical Chart’s Of Acupuncture Points, dan Meridian and Extra Meridian Atlas Of Acupuncture.

Sumber : Handout kuliah semester 1 prodi Akupunktur Solo

Bagaimana sih Akupunktur di Indonesia????? Tunggu konten berikutnya..

Perihal Wahyu Budi Utomo
Saya adalah orang solo. Orang bilang Solo kota batik. Yah..emang tepat. Rumahq juga ada di sentra industri batik. Di Laweyan tepatnya. Rumahq juga dulu dipake bwt batik. Tp berhubung nasib g beruntung, akhirnya skg jadi rmh biasa yg dihuni keluarga.

4 Responses to Historical Acupuncture

  1. Red mengatakan:

    top markotop artikelnya sob

  2. Wahyu Budi Utomo mengatakan:

    Thanks mas Red..pgn share ilmu aja..smbil inget2 bhn kuliah dulu..

  3. reeeennnnndhhuutt mengatakan:

    kereeeeeennnnnnnn…………
    kLo bisa,,,,bikin artikeL yg isinya pandangan2 masyarakat ttg akupunktur nah…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: