Meredam marah dengan relaksasi

Meredam marah dengan relaksasi

Pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) bisa dikurangi 10% jika mereka mampu meredam marah. Ini hasil penelitian Amerika. Kemarahan bisa menimbulkan tindakan emosi yang menjadi penyebab kecelakaan. Dan pasien IGD kebanyakan adalah korban kecelakaan di jalanan, di rumah atau di tempat lain.

Kemarahan bisa diredam bahkan dikendalikan. Ikuti latihan satu menit berikut ini guna meredam atau mengendalikan emosi.

Duduklah dikursi, telapak kaki datar menempel lantai dan mata terpejam. Bayangkan sebuah tanda lalu lintas yang menyimbolkan perintah “Stop”. Lalu katakana pada diri sendiri “Stop!” artinya Anda harus menghentikan emosi/kemarahan Anda. Setelah itu ambil napas dalam tiga kali. Setiap kali buang napa, katakan “Rileks”

Kepalkan jari – jari tangan ketika mengambil napas, dan lepaskan kepalan dan relaks ketika Anda buang napas. Cengkramkan jari – jari ketika Anda mengambil napas, dan relakskan jari – jari ketika Anda buang napas.

Angkat bahu Anda ketika mengambil napas, dan relakskan bahu Anda ketika membuang napas.

Tarik napas sambil memiringkan kepala ke kanan, dan hembuskan napas ketika meluruskan kepala Anda. Kemudian miringkan kepala ke kiri ketika Anda menarik napas, dan luruskan kepala kembali ketika Anda menghembuskan napas. Ulangi gerakan – gerakan relaksasi tersebut sampai Anda merasa tenang dan rileks.

Bagi yang muslim, berwudhulah ketika akan marah, sesungguhnya  air akan memadamkan api yang bergejolak dalam diri seseorang kertika marah. Hayati tiap-tiap basuhan dikepala, kening, telinga, rambut sampai selesai. Diri kita akan merasa rileks karena dipijat oleh dinginnya air dan insyaallah marah kita akan menjadi berkurang.

Perihal Wahyu Budi Utomo
Saya adalah orang solo. Orang bilang Solo kota batik. Yah..emang tepat. Rumahq juga ada di sentra industri batik. Di Laweyan tepatnya. Rumahq juga dulu dipake bwt batik. Tp berhubung nasib g beruntung, akhirnya skg jadi rmh biasa yg dihuni keluarga.

7 Responses to Meredam marah dengan relaksasi

  1. suzannita mengatakan:

    makasih ya infonya, en makasih dah berkunjung ke blog kami, infonya nih lagi berguna banget , lagi berusaha meredam emosi dan bersabar dengan tekanan pekerjaan

  2. Wahyu Budi Utomo mengatakan:

    Ok! biar g cepet tua makanya g boleh marahan trus..hehe

  3. Nur Shoimah mengatakan:

    Assalamu’alaikum…trimakasih bayak infonya bermamfaat sekali…

  4. vtrediting mengatakan:

    Ada pelatihan meditasi kesehatan yang diasuh oleh Mertha Ada di Radio Sonora dan jaringan di gelombang FM 92.00 lokasi Jakarta. Siaran ini bisa juga didengan lewat radio streaming lewat http://www.kompas.com lalu pilih multimedia siaran radio dan klik.
    Siaran meditasi kesehatan sudah dimulai tanggal 1 Pebruari 2010 kemaren dan akan berlangsung setiap Senin malam selama 4 bulan ke depan jam siaran 21-22.00 wib.
    Bila Anda ada di kota Surabaya, Jogja, Solo, Semarang, Bandung, Pelembang, Bangka, Belitung, Aceh, Pontianak, Padang dapat mendengarkan lewat Sonora di kota itu, Bila punya Indovision dapat mendengarkan lewat channel 506.
    Jadi postingan meredam marah lewat rileksasi ini ada kaitannya dengan latihan meditasi kesehatan yang diasuh oleh guru meditasi Mertha Adha dari Denpasar Bali.
    Besar manfaatnya apabila orang mau meluangkan waktu dalam sehari saja untuk hidup bermeditasi, khususnya meditasi untuk kesehatan jasmani dan rukhani. Salam sehat dengan kundalini reiki.

  5. Wahyu Budi Utomo mengatakan:

    Wah bgs sekali acaranya mba vrediting. q dulu pernah kut reiki atas saran bpkq. tp mandeg karena isinya org tua smw..hehe. wktu itu q masi smp. ntar q ikuti di radio atau di net. trimakasi infonya..

  6. dealer pulsa mengatakan:

    betul tarik nafas2 dalam2 membuat rileks n ga gampang emosi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: