Merawat Lensa Kontak

Merawat Lensa Kontak

Anda pengguna lensa kontak?? Atau akan menggunakan lensa kontak?? Berikut tips seputar lensa kontak.

  1. Rawat dengan baik. Rawat lensa kontak dengan cairan yang sesuai. Jangan sembarang memakai larutan pembersih. Sebab produk yang tidak tepat dapat membahayakan lensa dan kesehatan mata.
  2. Apapun merek larutan pembersih lensa kontak yang dipilih, jangan pernah membiarkan permukaan mulut botol tersentuh apapun, termasuk bagian tubuh. Sebab dengan begitu menghindarkan dari pencemaran. Hindari pula cipratan air ke mata.
  3. Bersihkan secara teratur wadah lensa kontak dengan air mendidih lalu keringkan. Hal ini dimaksudkan untuk membunuh kuman yang ada pada wadah lensa kontak.
  4. Produk lensa kontak juga yang memerlukan pengosokan ringan. Letakkan lensa kontak di telapak tangan dan usap perlahan. Pada saat menyentuh lensa kontak, pastikan tangan berada dalam keadaan kering dan bebas dari kotoran dan kuman.
  5. Gantilah lensa kontak begitu mata mulai merasa tidak nyaman memakainya. Hal itu menandakan kondisi lensa kontak sudah tidak baik lagi membantu penglihatan.
  6. Bila belum pernah menggunakan lensa kontak, jangan langsung menggunakan lensa kontak untuk yang setahun. Coba dulu dengan lensa kontak yang satu atau tiga bulan, karena kadar airnya berbeda dengan yang setahun.
  7. Untuk menghindari debu dan angin, dapat menggunakan kacamata pada saat – saat tertentu.
  8. Periksalah mata dan lensa kontak secara teratur untuk mengetahui kelainan sedini mungkin.
  9. Bila sedang memakai lensa kontak, jangan berada di sekitar tempat panas dengan jarak yang terlalu dekat.
  10. Jika ingin menyimpan lensa kontak, pastikan menaruhnya di tempat penyimpanan khusus yang telah diberi larutan disinfektan.
  11. Lakukan pemeriksaan rutin pada dokter mata untuk mengetahui kesehatan mata.

Sumber : Harian JogloSemar, Senin 3 Mei 2010

Perihal Wahyu Budi Utomo
Saya adalah orang solo. Orang bilang Solo kota batik. Yah..emang tepat. Rumahq juga ada di sentra industri batik. Di Laweyan tepatnya. Rumahq juga dulu dipake bwt batik. Tp berhubung nasib g beruntung, akhirnya skg jadi rmh biasa yg dihuni keluarga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: